Posts

Korban Plagiarisme

Image
Beberapa hari ini media marak memberitakan kasus plagiarisme yang dilakukan seorang sosok yang cukup ternama di kalangan akademisi. Dialah Anggito Abimanyu, Dosen Fakultas Ekonomika dan bisnis UGM. Dari beberapa berita yang aku baca, Pak Anggito ini akhirnya mengakui dan meminta maaf atas kesalahannya tersebut. Dan tak hanya itu saja, dia juga memutuskan mundur dari staf pengajar di FE UGM. Masalah ini sudah selesai tanpa ada konflik yang berkepanjangan. Namun yang jadi pertanyaanku sekarang, mengapa orang sekelas Anggito Abimanyu ini rela merendahkan dirinya untuk membuat sebuah artikel yang isinya copasan dari artikel orang lain? Seorang Anggito yang opininya sangat dinanti-nanti masyarakat umum, namun membuat artikel yang bukan hasil dari pikirannya. Dan parahnya lagi, diakui sebagai hasil tulisannya. Sungguh sangat disayangkan. Mungkin yang membaca ini ada yang berkomentar "Ah, namanya juga manusia. Adakalanya dia khilaf". Yah mungkin dia khilaf. Tapi coba kita lihat...

Berburu Benang Rajut di Pasar Asemka

Image
Habis wisata alam, terus wisata religi, sekarang saatnya kita berwisata belanja. Ngomong-ngomong soal wisata belanja, Jakarta memang nggak ada matinya. Pusat perbelanjaan merebak dimana-mana. Dari yang pasar ecek-ecek dan becek, hingga mall mewah bertaraf internasional. Berapapun uang yang akan kita habiskan, Jakartalah tempatnya. Jakarta adalah surga bagi pecinta belanja. Baik yang beneran shopping atau yang hanya window shopping. Kalau aku sih tergantung tempatnya. Kalau di pasar ITC biasanya beneran shopping. Tapi kalau di mall-mall mewah biasanya cuma window shopping aja. Soalnya harga barang-barang di sana menurutku nggak masuk akal.. Hehe. Nah, dari cerita di atas udah bisa menebak donk kemana aku akan mengajak teman-teman belanja. Pasti tahulah, wong kelihatan dari judulnya #halah :P. Yup, Pasar Asemka. Pasar ini sudah sangat terkenal di mana-mana. Bahkan bukan hanya warga Jakarta saja, tapi banyak juga yang dari luar Jakarta datang kesini. Biasanya mereka membeli barang dal...

Masjid Kubah Emas, Megah Tapi Nggak Ramah

Image
Hai.. Haii.. Pembaca Runaway Diary sekalian.. Jumpa lagi dengan Cova, si admin imut. Semoga temen-temen masih ingat padaku walaupun akhir-akhir ini aku jarang update blog. Apalah aku ini yang ngaku-ngaku jadi blogger tapi udah 2 minggu blognya nggak ada update-an. Ah jadi malu.. Hehehe. Tapi nggak update blog bukan berarti aku ini bermalas-malasan loh. Karena di luar kegiatanku di dunia maya, aku ini bisa dibilang lagi sibuk. Kali ini sibuknya beneran sibuk beraktivitas. Bukan sibuk menata hati alias galau loh #eh. Semua berawal dari kedatangan bapak, ibu, dan adik-adikku seminggu yang lalu. Tentu ini momen istimewa, karena sangat jarang keluargaku di kampung mengunjungiku di rimba ibukota ini. Makanya waktu yang hanya seminggu bersama mereka ini aku manfaatkan sebaik-baiknya untuk menjamu mereka. Salah satu di antaranya mengabulkan keinginan bapakku yang sudah sejak lama ingin mengunjungi Masjid Kubah Emas. Itu loh masjid yang kubah-kubahnya dilapisi emas 24 karat setebal 2 - 3 mm...

Pantai Suluban, Surga di Balik Karang

Image
Sudah lama Runaway Diary nggak nulis tentang traveling. Padahal bahan untuk menulis masih banyak loh. Apalagi kalau menuliskan kisah di Pulau Bali, nggak pernah ada matinya. Setiap tempat pasti punya cerita. Dari daratan hingga dalam lautan, dari pantai hingga pegunungan. Nah kali ini aku akan mengajak teman-teman sekalian mengunjungi sebuah pantai indah di bagian selatan pulau bali. Pantai ini biasa disebut Pantai Suluban. Mungkin banyak di antara pembaca yang belum pernah mendengar nama ini. Aku juga baru tahu saat itu kok. Tapi aku jamin setelah kalian mengenalnya kalian akan jatuh cinta padanya, dan ingin kembali lagi mencumbunya. Berkali-kali kesanapun nggak akan pernah bosan. Aku sendiri nggak menyangka akan menemui pantai seeksotis ini, dengan begitu banyak pesona. Pada awalnya sebenarnya tujuan utama kami bukan ke pantai ini, tapi ke pantai Padang-padang. Berhubung pantai padang-padang saat itu penuh sekali pengunjungnya, maka kami urungkan dan pindah ke pantai suluban yang le...

Malaikat Pelindung

Image
dari sini  "karna kau tak lihat.. Terkadang malaikat.. Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan..." Wahai para suami, sadarkah kamu bahwa istrimu itu malaikat pelindungmu? Mungkin dia tak secantik Luna Maya, dan tak seseksi Megan Fox. Mungkin dia hadir dengan daster kebanggaannya dan koyo di punggungnya. Mungkin dia tak pernah peduli dengan kecantikannya sendiri. Itu karena dia sibuk memikirkan penampilanmu, agar kamu tak malu tampil di depan teman-teman dan rekan kantormu. Dia sibuk memikirkan mau membelikan kemeja baru untukmu, sedangkan dia sendiri tak pernah kamu belikan baju. Kamu selalu mengeluh kenapa istrimu memakai daster yang itu-itu saja, tapi kamu tak pernah memberikan busana yang layak untuknya. Kamu membandingkan kenapa istrimu nggak secemerlang teman-teman wanitamu yang tampil dengan busana modis dan riasan mahal, sedang kamu sendiri nggak memenuhi kebutuhan sandangnya. Wahai para suami, istrimu adalah malaikat pelindungmu. Dia melindungimu dari nafs...

Merajut untuk Terapi Jiwa

Image
Assalamualaikum... Permisiii.. Duh rasanya kok jadi canggung gini masuk rumah blogku sendiri. Mungkin karena udah lama aku nggak nengokin blogku ini. Jadi mohon maaf  buat teman-teman yang sudah mampir kesini tapi nggak ada respon dari pemiliknya. Kemana aja sih pemiliknya? Pemiliknya lagi sibuk... (ah alasan aja..). Beneran kok, sibuk banget.. (mana buktinya? Keknya dari tadi cuma bengong aja) Aku sibuk menata hati... (jiaaaah #gubrak!) Yah begitulah. Mohon maaf kalau aku belum sempat mampir ke blog teman-teman semua. Takut malah mengacau.. Hihihi. Kalau soal menulis sih aku tetap menulis. Tapi tulisannya seputar curhatan saja, dan nggak layak untuk disuguhkan ke pembaca setia blogku ini. Jadi tulisanku masih tersimpan rapi di-draft, dan sepertinya nggak akan di-publish.. Hehehe Nah, intinya aku sedang menghadapi masalah berat, dan membutuhkan prioritas utama untuk diselesaikan. Makanya banyak hal yang terpaksa harus aku sisihkan dulu agar aku bisa fokus ke masalahku ini. Ta...

Kecanduan Belanja Online

Image
Ting! Tong! "Pakeeeet!" suara teriakan si kurir jne. Hari berikutnya.. Ting! Tong! "Paket paaak!" suara si pengirim paket. Hari berikutnya, sepulang dari kantor... Kulihat tumpukan beberapa barang berbungkus warna cokelat. Semuanya paket barang-barang yang dibeli secara online. Bukan aku yang beli, tapi suamiku. Hari berikutnya lagi sepulang dari kantor.. Masih saja kutemukan tumpukan paket di ruang tamu. Berarti hampir setiap hari suamiku ini membeli barang secara online. Aku heran juga, kok bisa sih setiap hari belanja online. Ada saja barang yang dia beli. Mulai dari peralatan kamera, perlengkapan sepeda, hingga pakaian olahraga. Karena penasaran akupun bertanya "Kenapa sih kok suka banget beli barang lewat online? Emangnya di toko-toko biasa nggak ada ya?" Suamiku menjawab "Toko online itu sering lebih lengkap loh dibanding toko biasa. Barangnya juga unik-unik. Dan barang-barang yang aku beli itu, nggak dijual di toko biasa"...