Thursday, June 26, 2014

Runaway Project : Blue Batik by Cova

Hahaay.. Hari ini aku udah masuk kerja lagi di kantor baru, setelah libur panjaaaang. Dan mumpung belum ada kerjaan yang harus kuselesaikan, maka aku manfaatkan untuk cerita tentang salah satu proyek yang kukerjakan saat liburan kemarin, Runaway Project. Di postingan terdahulu aku pernah menulis tentang baju batik rancanganku, judulnya Runaway Project: Lovely Batik. Nah sekarang aku mau cerita tentang baju batik lagi. Kali ini aku bukan hanya membuat designnya, tapi aku juga menjahitnya. Yup, benar teman-teman, kali ini bajunya aku jahit sendiri. Dan hasilnya jauh lebih memuaskan dibandingkan njahitin ke tukang jahit loh. Pasti donk aku puas dan seneng banget liat hasilnya yang seperti ini ^^.

Blus batik semi dress yang dilengkapi dengan bolero. Aku memang suka sekali bolero. Jadi aku punya koleksi bolero lumayan banyak. Kebanyakan sih bolero batik. Kenapa aku suka bolero? karena bolero ini bisa dipadu padankan dengan banyak busana. Dengan blus atau kaos, dengan bawahan celana atau rok, dan cantik pula dipadukan dengan maxi dress. Bolero juga bisa dipakai di acara resmi maupun kasual, tergantung padanan busananya. Istilahnya satu busana dengan banyak gaya #cieeeh. Maka dari itu aku penasaran pengen bikin bolero sendiri. 



Kebetulan waktu hunting buku bekas di blok M, aku menemukan pola busana sisipan dari Femina keluaran tahun 1977. Jadul banget ya? Tahun segitu aku belum lahir :D. Lihat donk fotomodelnya, lugu banget tampangnya.. hihii. Tapi jangan dikira yang jadul-jadul itu ketinggalan jaman loh. Justru mode busana masa sekarang, banyak yang kembali ke mode busana jaman dulu loh. Seperti dress dan bolero ini. Nah, dari pola busana jadul tadi, aku memodifikasinya menjadi busana yang lebih masa kini dan lebih syar'i. Dengan penyesuaian di sana sini, terciptalah sebuah busana yang nggak kalah trendi. Bagaimana menurut teman-teman?


Aku masih memegang prinsip satu busana dengan banyak gaya. Makanya busana batikku ini juga seperti itu, bisa di mix 'n match dengan busana-busana lain. Untuk mix 'n matchnya seperti apa, akan aku posting lagi kapan-kapan. 

Thanks for reading ^^





Wednesday, June 18, 2014

Berburu Buku Bekas

Alhamdulillah aku bisa kembali mengudara hari ini, walaupun masih kliyengan gara-gara jetlag abis pulang kampung. Tapi mumpung ada waktu untuk menulis, maka aku sempatkan berbagi cerita dengan teman-teman pembaca setia Runaway Diary. Pasti banyak di antara teman-teman yang hobi membaca sepertiku. Aku sendiri sudah hobi membaca sejak kecil. Namun berhubung orang tuaku bukan kalangan berada yang bisa membelikan banyak buku, maka aku dituntut harus kreatif memenuhi hobiku ini. Caranya tentu saja mencari buku yang bisa dibaca tanpa harus membeli. Misalnya meminjam buku di perpustakaan sekolah, atau meminjam dari teman. Beruntung aku punya banyak teman yang baik hati meminjamkan tanpa syarat.. hehe

Tapi lama kelamaan agak malu juga kalau bolak balik minjem buku ke teman. Akhirnya aku sesekali beli buku sendiri. Nah biar dapat yang murah, aku sering hunting buku bekas. Hunting buku bekas ini pertama kali aku lakukan waktu aku masih duduk di bangku SMA. Awal mulanya karena aku membutuhkan banyak buku pelajaran dan buku soal-soal untuk masuk ke perguruan tinggi. Saat itu aku berdua dengan temanku berburu buku bekas sampai Jogja. Tempat persisnya aku lupa, soalnya saat itu kami sempat nyasar berkali-kali. Ternyata di sana bukan hanya buku-buku pelajaran saja yang dijual, tapi segala macam majalah, novel, hingga buku-buku terbitan luar negeri.

Kegemaranku berburu buku bekas masih berlanjut sampai aku kuliah. Waktu kuliah aku sering mengunjungi toko buku bekas di kawasan Blok M. Banyak novel dan majalah yang aku beli dengan harga sangat murah. Tapi setelah aku kerja, aku menghentikan perburuan buku bekas. Karena udah punya penghasilan sendiri, jadi pengennya beli buku yang baru.. hehehe.

Nah kini setelah belasan tahun aku tinggalkan hobi berburu buku bekas, tiba-tiba kebutuhan untuk itu muncul lagi. Itu gara-gara aku kesulitan mencari buku-buku menjahit dan polanya di buku dan majalah terbitan terkini. Makanya aku punya ide mencari buku dan majalah jadul, siapa tahu nemu buku yang oke. Yuk mari berburu ^^

Blok M, Jakarta

Satu tempat yang aku ingat untuk berburu tentu Blok M, sekalian nostalgia.. hehe.. Tapi aku ragu, apa penjual buku-buku bekas itu masih ada? Soalnya Blok M kan udah dirombak. Yah dicoba aja, semoga masih ada. Begitu sampai di sana, tempat yang dulunya menjadi tongkrongan penjual buku bekas, kini udah kosong blong. Clingak.. clinguk.. pada kemana penjualnya? Jangan-jangan udah digusur. Kami mencoba berkeliling mencari sosok penjual buku bekas. Tapi nggak ketemu. Masa' sih udah nggak ada? Tiba-tiba aku punya ide nanya ke Mbah Gugel yang serba tahu (harusnya ini kulakukan sebelum berangkat -___-). Dan mbah Gugel memang nggak pernah mengecewakan. Beliau ini bilang kalau para penjual buku bekas itu udah pindah ke basementnya Blok M Square. Oalaaaah.. :D

Nggak disangka tempatnya sejuk loh. Berbeda dengan tempat jualan jaman dulu yang panas. Tapi walaupun panas aku tetap betah ngubek-ubek. Apalagi sekarang tempatnya sejuk begini, bisa seharian di sini.. hehe.. Di sini penjualnya banyak sekali, jauh lebih banyak dibanding dulu. Dijamin puas bin capek muter-muternya. Segala macam buku, majalah, komik ada di sini. Nggak cuma buku bekas, tapi buku barupun ada. Kita bisa milih-milih buku sambil duduk dengan tenang, tanpa kepanasan. 

Tapi memilih buku inceran di antara ratusan tumpukan buku-buku jadul memang nggak mudah. Harus jeli dalam mencari dan menawar harganya. Alhamdulillah perburuanku kali ini cukup memuaskan. Nggak banyak sih, tapi yang aku butuhkan aku dapatkan. Di antaranya buku dressmaking asli Jepang, semua pakai tulisan Jepang, tapi gambar-gambarnya mudah dipahami. Aku mendapatkan dengan harga Rp 15.000. Tentu ini pakai acara nawar. Dan aku lumayan beruntung dapat harga segitu, karena di toko sebelah harganya Rp 55.000.




Aku juga dapat pola-pola baju dalam ukuran sebenarnya, sisipan majalah Femina tahun 70-an. Walaupun jadul, tapi model bajunya trendi loh. Harganya Rp 7.000/pola. Aku tawar Rp 5.000 nggak boleh -___-. Dan aku juga dapat majalah anak-anak, Bobo dan Kreatif, harganya Rp 10.000/ 3 majalah. 

Lumayan seru berburu buku bekas di Blok M ini. Enaknya lagi, di sini nggak usah takut kelaparan, karena di lantai yang sama ada foodcourt dengan macam-macam pilihan menu dengan harga murah meriah. 

Pasar Kebonpolo, Magelang

Dari Jakarta langsung ke Magelang. Kebetulan kemarin pulang kampung, jadi mampir ke Pasar Kebonpolo untuk berburu buku bekas. Pasar Kebonpolo juga sudah dirombak. Jadi sebenarnya kami sempat ragu juga, apa penjual buku bekasnya masih ada. Karena jaman dulupun nggak banyak penjual buku bekas di sini, paling ada 4 toko saja. Tapi nggak ada salahnya dicoba, sekalian jalan-jalan.

Sampai di Pasar Kebonpolo, kami sempat bingung di mana letak penjual buku bekas berada. Kami masuk dari arah belakang pasar. Dan alhamdulillah tokonya langsung ketemu. Awalnya aku ragu, ini penjual buku bekas atau bukan. Bayangkan saja, baru kali ini aku lihat tumpukan buku-buku bersanding manis dengan aneka bumbu dapur. Rupanya selain menjual buku bekas, kios ini juga menjual bumbu dapur. Unik ya? Memang sih, kalau dilihat kondisi kiosnya yang mirip gudang, rasanya nggak meyakinkan. Tapi ternyata koleksinya lumayan juga loh. Ada buku, majalah, komik dan buku pelajaran. Bahkan  novel terbitan luar negeri juga banyak. Ada yang berbahasa Inggris, Belanda, dan Jerman. 

buku campur bumbu
Kata Mas No, si pemilik toko, dia satu-satunya penjual buku bekas di pasar Kebonpolo yang masih bertahan. Yang lainnya sudah gulung tikar. Mungkin mereka sudah berganti profesi. Tapi walaupun satu-satunya, kios Mas No ini lumayan laris. Waktu aku kesana, ada beberapa anak abege yang juga mencari buku bekas. Semoga kios ini bisa bertahan lama.


Nah, ini hasil perburuanku, 8 majalah Kartini dan Femina yang ada sisipan pola busana, harganya Rp 5.000/ majalah. Terus 3 buah novel berbahasa Inggris, dan 1 novel James Bond karya Ian Fleming dalam bahasa Jerman, cetakan tahun 1965. Novel-novel ini buat adikku yang menguasai bahasa Inggris dan Jerman, katanya buat latihan jadi penerjemah. Harga novelnya Rp 10.000/buah. Untuk novel berbahasa Indonesia harganya lebih murah, Rp 7.500/ buah.

Selamat berburu ^^

dapet salam dari model pria majalah jadul :D







Monday, June 09, 2014

The Liebster Award, Serba Sebelas

Yeay award! Setelah berhari-hari berbulan-bulan nggak dapat award, akhirnya kali ini aku dapat award lagi dari 2 orang teman blogger sekaligus. Dua-duanya ngasih award berjudul The Liebster Award. Apa itu The Liebster Award? Kalau diucapkan lumayan ribet dilidahku.. hihii.. Kucari-cari di kamus arti kata liebster, aku nggak nemu artinya. Baru aku sadar, gimana aku bisa nemuin di kamus bahasa inggris, kalau kata yang aku cari bukan kata dalam bahasa inggris -___-. Yup, liebster itu sebuah kata dari Jerman sono, yang artinya dalam bahasa Inggris, sweetest, kindest, nicest, dearest, beloved, lovely, cute, valued, kind, pleasant. Waah artinya bagus ya? Nah maksud award ini adalah untuk mempererat persaudaraan sesama blogger di manapun mereka berada.



Caranya adalah bagi penerima award ini diminta membuat postingan berantai, dengan persyaratan sebagai berikut:
1. Post tentang award ini di blog,
2. Ucapkan terima kasih kepada blogger yang mengenalkan pada award ini dengan menyertakan backlink ke blognya,
3. Ceritakan 11 hal tentang diri sendiri,
4. Jawab 11 pertanyaan yang diberikan,
5. Pilih 11 blogger lain dan berikan mereka 11 pertanyaan bebas tentang apapun yang ingin diketahui dari mereka.
Kini saatnya memenuhi persyaratan-persyaratan tersebut. Post tentang award ini di blog udah. Sekarang ngucapin terima kasih kepada pemberi award. Makasih banget Mak Emi Sofyan dan Mak Ipeh Alena yang bersedia memberikan lovely award ini padaku, semoga kita bisa saling lebih mengenal, dan lebih akrab bukan hanya di dunia maya tapi juga di dunia nyata :)

Berikutnya aku mesti menceritakan 11 hal tentang diri sendiri. Inilah dia..
1. Nama lengkap Iprih Covalimawati
2. Biasa dipanggil Cova
3. Seorang ibu dari 2 orang anak
4. Seorang PNS yang bercita-cita pengen punya usaha sendiri
5. Hobi membaca, menulis, menyanyi, merajut, menjahit, makan, tidur dan jalan-jalan
6. Berdarah Jawa asli, tapi sering dikira orang padang, orang sunda, bahkan ada yang ngira orang Jepang
7. Mata minus tapi nggak suka pakai kacamata. Jadinya mengandalkan softlens berwarna,  biar sekaligus gaya :P
8. Ukuran sepatu 38. Siapa tahu ada yang mo ngadoin sepatu :P
9. Suka moto dan difoto
10. Pendiam tapi banyak omong
11. Berkeinginan pindah ke kampung halaman. Mohon doanya ya, semoga aku bisa cepat pindah.
Lanjut dibagian yang sulit, yaitu menjawab pertanyaan. Berhubung yang ngasih award ada 2 orang, maka pertanyaan yang aku jawab ada 2 x 11 pertanyaan, jadi totalnya 22 pertanyaan. Waduh! kek mo ujian aja nih.. hihiii. Baiklah aku akan berusaha..
Pertanyaan dari Mak Emy:
1. Sejak kapan ngeblog?
Sejak berdirinya blog ini, yaitu pada tanggal 11 September 2011
2. Apa manfaat ngeblog buat anda?
Mengeluarkan unek-unek sehingga otak menjadi lebih enteng, sharing ilmu dan pengalaman yang membuat diri ini merasa lebih bermanfaat bagi umat, menambah teman dan rejeki, dan belajar banyak hal tentang segala hal. 
3. Pernah mengalami saat bahagia dan sedih saat ngeblog?
Dua-duanya pernah aku alami. Sedihnya sekali dua kali, bahagianya berkali-kali.
4. Tuliskan 3 tempat yang ingin anda kunjungi!
Mekkah, Jepang dan kampung halaman
5. Tuliskan pencapaian yang ingin anda dapatkan tahun ini!
Mendapat SK mutasi ke Magelang
6. Buku atau film yang menjadi inspirasi anda selama ini?
Hmm apa ya? Hampir setiap buku dan film yang kunikmati selalu kuambil sisi positifnya.
7. Apa hobi anda?
membaca, menulis, menyanyi, merajut, menjahit, makan, tidur dan jalan-jalan
8. Siapa orang yang menjadi inspirasi anda?
orang tua, anak, sahabat, teman, atasan, bahkan orang tak dikenal bisa menginspirasiku
9.  Momen paling bahagia anda selama ini?
Cuti kerja dan full time menemani anak-anak
10. Momen paling sedih anda selama ini?
Please.. ini terlalu perih untuk kuungkapkan.. andai bisa aku ingin menghapus file sedih ini dari memoriku
11. Dua hal yang menggambarkan tentang diri anda?
cerdas dan kreatip... hahaa.. narsis :P

Sekarang lanjut pertanyaan dari mak Ipeh
1. Apa pendapat anda tentang Platonic Love
Pernah dengar tentang ini dari seorang teman, tapi nggak tahu persis artinya.
2. Pernah punya pengalaman dengan alter ego?
Sepertinya sih pernah. Tapi aku nggak yakin juga.
3. Sebenarnya penting atau tidak delayed gratificatioan ala marshmallow test?
Walah apa pula itu? Maap pas dulu deh. Belum belajar bab ini. :D
4. Pilih mana? Satu ruangan dengan psikopat atau satu ruangan dengan orang gila?
Pilih satu ruangan dengan psikopat. Apalagi psikopatnya kaya' Dexter.. hahaa
5. Seperti apa anda memandang kehidupan?
Kehidupan itu fase yang harus kita lalui sebelum kematian menjemput. Dan fase ini hanya singkat. Maka manfaatkan sebaik-baiknya sebelum kematian datang.
6. Menurut anda penting tidak motivator?
Penting.
7. Banyak yang bilang bahagia itu sederhana. Jadi anda akan bahagia jika?
Jika tak ada tikus dan nyamuk di rumahku
8. Buku apa yang paling anda sukai?
Buku ketrampilan yang bisa langsung dipraktekkan
9. Siapa penulis favorit anda?
Lucy Maud Montgomery
10. Apa favorit quote dalam buku yang masih terngiang?
Man jadda wa jadda
11.  Lebih suka film dengan genre apa?
Film kriminal, detektif dan sebangsanya.

Wuiih... akhirnya selesai juga semua pertanyaan. Sekarang giliran aku ngasih 11 pertanyaan.
1. Sebutkan sebuah nama yang paling kamu sukai dan alasannya.
2. Apa pelajaran favorit saat sekolah?
3. Pilih jalan-jalan ke pantai atau pegunungan? Alasannya..
4. Pilih Jepang atau korea? Alasannya..
5. Apa tokoh princess yang paling menggambarkan diri kamu?
6. Pilih pekerjaan yang gajinya gede atau pekerjaan yang sesuai passion?
7. Lebih suka maxi dress atau celana panjang?
8. Karya ketrampilan apa yang pernah kamu buat, yang terbaik menurut kamu?
9. Tempat paling mengesankan yang pernah kamu kunjungi?
10. Menurutmu apa cinta sejati antara pria dan wanita itu ada?
11. Bagaimana caramu menghilangkan kesedihan?

11 pertanyaan ini akan aku berikan kepada blogger-blogger terpilih, yaitu:
1. Arie Dwi Ariyanti
2. Eka Putri
3. Astin Astanti
4. Hanna HM Zwan
5. Ririe Kin
6. Fenny Ferawaty
7. Isti Thoriqi
8. Moocen Susan
9. Susanti Dewi
10. Niar Ningrum
11. Enny Ernawati

Sepertinya beberapa nama di sini atau bahkan semuanya udah pernah dapet ya? hahaha.. Biarin aja deh, yang penting udah milih 11 blogger. Award ini terbuka untuk siapa saja bukan cuma nama-nama di atas kok. Monggo yang mau ikutan silahkan dilanjutkan tongkat estafetnya ^^








Tuesday, June 03, 2014

Selamat Datang Mesin Jahit Impian

Apa kabar blogku tercinta dan teman-teman semua? Udah lama blog ini aku anggurin nih.. Hehe.. Maaf ya.. Yah beginilah kalau ada mainan baru, jadi lupa yang lama #halah. Sejak punya mesin jahit baru, bawaannya jadi pengen njahit terus, jadi lupa ngeblog.  Maklumlah, aku udah lama mendambakan mesin jahit yang canggih, yang bisa bikin macam-macam jahitan, bisa bikin lubang kancing 1 langkah, dan kecanggihan-kecanggihan yang lain. Tentu saja ini tidak bisa kudapatkan di mesin jahit biasa yang masih tradisional. Harganya pun berkali-kali lipat dibanding mesin jahit tradisional. Makanya baru sekarang bisa terbeli setelah 6 tahun lebih memendam hasrat. Yuk tengok mesin jahit baruku seperti apa.


Inilah mesin jahitnya, Janome SUV1122, kusebut dengan si Jano. Tampilannya cukup keren dan gagah kan?. Si Jano ini bukan hanya keren, tapi juga kuat, karena strong metal frame construction. Terus model jahitannya banyak, ada 22 model. Dan kelebihannya dibanding tipe lain yang satu level adalah si jano ini bisa bikin bordir dan bed cover. Canggih kan? Aku beli jano ini di toko Aneka Mesin Jahit yang alamatnya di Jalan Pangeran Jayakarta, daerah sekitar Mangga Dua dan Kota. Kalau teman-teman ingin beli mesin jahit juga, toko ini lumayan rekomended, karena koleksinya banyak sekali, dengan berbagai merek dan berbagai level. Dari mesin jahit rumahan, hingga untuk industri. Kalau masih bingung menentukan pilihan, jangan kuatir, karena pemilik toko akan memberi masukan secara gamblang dan jujur kelebihan dan kekurangannya. Sesuaikan aja ama kebutuhan dan budget yang ada. Kalau nggak bisa njahit dan nggak pernah pegang mesin jahit gimana? Tenang aja, disana bakal diajari cara makai mesinnya kok. 

Pertama kali makai si Jano ini, aku deg-degan juga loh, takut nggak bisa, karena aku sama sekali belum pernah megang mesin jahit canggih seperti ini. Biasanya aku pakai mesin jahit tradisional yang digenjot pakai kaki. Itupun udah lama sekali nggak kusentuh lagi. Agak gemeteran pas nyoba menggerakkan.. hehe.. Eh ternyata, enak dipakai sodara-sodara! Mesinnya berjalan mulus dan lancar. Jauh lebih mudah pemakaiannya dibanding mesin jahit biasa. Ahaay jadi makin hobi menjahit nih.

Seperti yang tadi kubilang, aku sibuk menjahit beberapa hari ini. Biar nggak dikira hoax, aku mau pamerin beberapa hasil jahitanku. Inilah mereka..

tas tote buat belanja
kemeja batik kombinasi buat Ariq
Sunshine blouse buat Lita
Blus simple buatku sendiri


Itulah beberapa jahitanku. Sebenarnya masih ada yang lain. Tapi belum sempat difoto. Abis ini aku mau mencoba menjahit beberapa produk yang bahan/kainnya lebih tebal, sekalian nyobain kekuatan mesin jahit ini.. hehehe.. yuks mari berkreasi ^^