Friday, September 27, 2013

They're My Inspiration


Beberapa hari yang lalu, tanpa sengaja aku mampir ke blog seorang teman. Aku biasa menyebutnya Mak Winda. Membaca tulisan-tulisannya memang menyenangkan. Gaya penulisannya yang renyah dan ceria, pas sekali dengan judul blognya, Blog Emak Gaoel. Nah postingannya kali ini menarik rasa penasaranku. Dalam tulisannya yang berjudul "Menang Lomba Blog 10 Days For ASEAN? Ciyus?", beliau ini mengungkapkan trik-triknya dalam memenangkan sebuah event lomba ngeblog. Hmm.. Sangat menarik. Siapa tahu aku bisa mencontek ilmunya, pikirku. Maklumlah, walaupun aku sudah berkali-kali ikut lomba ngeblog, tapi belum pernah memenangkan ajang lomba yang bergengsi (baca:hadiahnya mahal). Hadiah lomba ngeblog paling mahal yang pernah aku dapatkan, hanya berupa voucher belanja sebesar Rp 200.000. Tentu itu sudah sangat lumayan bagiku. Tapi masih jauh dari teman-teman bloggerku yang sering mendapat hadiah hingga jutaan rupiah. Ah sudahlah, aku kok jadi curhat masalah hadiah lomba, kesannya aku matre gitu. Padahal aku sama sekali nggak matre loh...suer.. Bagiku ikut lomba ngeblog, bukan semata-mata karena hadiahnya, tapi sebagai ajang pembuktian diri sejauh mana sih kemampuanku di bidang ini.. Uhuk!

Oke, kembali ke topik awal. Karena aku merasa sering kurang hoki dalam urusan lomba-lomba ini, aku merasa tulisannya Mak Winda itu benar-benar memberi pencerahan. Apa sih isi tulisannya? Beliau ini mengatakan bahwa ikut lomba itu yang penting adalah just be yourself, menjadi diri sendiri. Hah? Itu saja triknya? Yup! itu intinya. Karena jika kita meniru-niru orang lain, yang keluar jadi tidak alami dan hasilnya jadi maksa, karena itu bukan gaya kita sendiri. Nah, ada lagi nih. Katanya kita juga perlu mencari titik di mana kita bisa menonjol. Menonjol di sini aku artikan sebagai berani tampil beda, agar mudah diingat sama pembaca dan dewan juri. Hmm.. Memang benar sih, masing-masing individu itu kan unik. Punya ciri khas sendiri, dan punya kelebihan masing-masing yang tentu bisa ditonjolkan. Dan pastinya nggak perlu repot-repot meniru-niru orang lain. Just be yourself and be original ajah. Seperti poseku berikut ini, sangat original dan aku banget ya.. hihihi..



Tulisan Mak Winda tersebut, memang simple dan ringan, tapi mampu menginspirasi orang lain. Adalah diriku yang menjadi terbangun kembali rasa percaya dirinya untuk menjadi diri sendiri, gara-gara tulisan teman bloggerku itu. Inilah yang aku sukai dari ngeblog, kita bisa mendapatkan banyak inspirasi dari tulisan-tulisan teman blogger yang lain. Tentunya aku juga berharap tulisanku di blog juga bisa berdampak sama, yaitu menginspirasi orang lain. Makanya aku selalu berusaha menulis hal-hal yang positif di blogku ini. Seperti ketika aku menulis tentang traveling. Sebisa mungkin yang kutulis bukan hanya sekedar pamer bikin mupeng, tapi bagaimana orang tergerak untuk melakukan traveling, walaupun dengan banyak kendala. Misalnya keluhan klasik seperti keterbatasan dana. Itulah kenapa objek traveling yang aku suguhkan kebanyakan yang tidak jauh dari domisiliku. Aku berharap para pembaca terbuka pikirannya bahwa traveling di dalam negeri itu tak kalah serunya dengan di jalan-jalan ke luar negeri. Indonesia itu indah, kaya, dan semuanya ada. Dan aku bangga menyuguhkannya kepada dunia, lewat blogku yang sederhana ini. Lalu, kalaupun aku 'terpaksa' menulis tentang curhatan, aku usahakan bukan sekedar curhatan galau, tapi sebuah curhatan yang mampu memberi pelajaran bagi orang lain.

Nah, masih ngomong-ngomong soal inspirasi, bagiku inspirasi bisa datang dari mana saja. Salah satunya dari tulisan, bisa itu dari blog, seperti yang aku ceritakan di atas, bisa juga dari status teman di FB, dari twitter, dan dari media cetak, seperti buku dan majalah. Kadang kala inspirasi itu juga bisa datang dari obrolan ringan dengan teman. Itulah mengapa kaum hawa membutuhkan yang namanya "sharing" dengan sesamanya. Selain dari tulisan dan obrolan, inspirasi juga bisa datang dari sebuah produk. Dari produk? Bagaimana bisa? Bisa donk. Makanya baca terus tulisan ini *maksa* :P.

Terinspirasi dari sebuah produk, ini aku alami sendiri ketika aku mengenal sebuah produk yang bermerek Gotosovie. Adakah yang belum tahu apa itu Gotosovie? Gotosovie adalah sebuah brand produk tas khusus kaum hawa, dengan tagline-nya Bag for Smart Activities. Aku mengenalnya secara online, ketika temanku men-share link websitenya di facebook. Namanya yang unik dan terkesan cantik, serta taglinenya yang menarik, menggugah rasa penasaranku untuk membuka link-nya. Dan... Wow! Websitenya keren sodara-sodara! Jujur loh, ini website jualan yang paling keren yang pernah aku kunjungi. Tampilannya rapi dan elegan, serta efisien. Efisien, dalam arti tak ada ruang yang sia-sia, dan tak ada pernak pernik yang tak berguna. Semua bagian yang ada punya arti tersendiri. Design websitenya jelas dibuat oleh seorang yang ahli di bidangnya. Nggak seperti website jualanku, website amatiran *nunduk malu*.

Aku terpesona dengan tampilan websitenya. Design websitenya yang berkelas itu memang mencerminkan produknya yang bermutu dan elegan. Design tas yang simple namun cantik dan modis, ditunjang sang fotomodel yang tampil apik dengan kostum dan gaya yang sejiwa dengan produk tasnya, membuatku makin betah berlama-lama melototi websitenya Gotosovie ini. Dari sini saja aku sudah banyak terinspirasi. Apa saja inspirasi yang aku ambil? Pertama kalau mau bikin toko online, kita harus bisa membuat betah para pengunjung. Salah satunya dengan memanjakan mata pengunjung dengan tampilan website yang menawan, seperti websitenya Gotosovie ini. Kedua, fitur-fitur websitenya harus sederhana, efisien, dan nggak ribet, untuk memudahkan pengunjung yang paling gaptek sekalipun. Ketiga, tampilan produk dan fotomodelnya Gotosovie ini, membuka pikiranku bahwa untuk tampil menarik itu nggak perlu pakai yang mahal dan ribet. Lihat deh model-modelnya Gotosovie, nggak perlu memakai banyak pernak pernik atau kostum yang wah, tapi enak dilihat, chic dan simple. I like it.

salah satu model favoritku :D - gambar dari sini

Nah itu tadi sekilas tentang websitenya Gotosovie. Bagaimana dengan produknya? Perlu diketahui bahwa semua tas Gotosovie diproduksi di dalam negeri, dengan bahan dari negeri sendiri, dan dikerjakan oleh pengrajin lokal. Wah, jelas banget ya kalau Gotosovie ini mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat, seperti cita-citaku yang pernah aku tuangkan di tulisanku yang berjudul "Penggerak Ekonomi Rakyat". Semoga aku juga bisa. Amin.

Bagaimana dengan kualitasnya? Tentang kualitasnya bisa aku cari tahu dari testimonial para pelanggannya. Selain itu bisa juga aku lihat dari spesifikasi produk yang ada di websitenya. Di sana ditulis secara rinci informasi dari setiap tas. Dari bahannya, ukurannya, diperuntukkan untuk siapa, untuk apa, dan bisa diisi apa saja, hingga dijelaskan pula ada berapa ruang yang ada di dalamnya, serta berapa berat maksimal yang bisa ditanggung tas itu. Semua informasi itu dilengkapi foto-foto setiap bagiannya dengan jelas. Pokoknya komplit-plit. Jadi walaupun secara online, pengunjung tak perlu takut merasa tertipu karena informasi produk yang nggak jelas. Ini nih yang harus kita tiru dari Gotosovie. Terutama buat para penulis berita baik media cetak, media elektronik maupun media online. Bahwa memberi informasi itu harus jelas dan transparan, jangan sampai informasi cuma sepotong-sepotong saja, tapi mengarahkan pembaca pada opini yang belum tentu benar. Atau sengaja memberi informasi cuma sepenggal saja, biar menimbulkan penafsiran ganda. Eh, kok aku jadi ngomongin media. Ketahuan deh sering nonton infotainment #eh :P.

contoh detil tasnya - gambar dari sini

contoh detil tasnya - gambar dari sini
Nah, itulah segelintir dari banyak hal yang telah menginspirasiku. Lalu bagaimana dengan diriku sendiri? Sudahkah aku menginspirasi orang lain? Jawabannya aku serahkan pada pembaca dan pemirsa sekalian. Membuat pengunjung blog-ku membaca tulisanku sampai akhir saja itu sudah jadi prestasi besar bagiku, apalagi kalau mereka sampai terinspirasi. Sungguh membuatku merasa jadi orang yang berguna. Dan melalui tulisanku ini aku berterima kasih kepada teman-teman semua, karena kalian inspirasiku. Juga pada Gotosovie, teruslah menginspirasi, berkreasi dan berproduksi, memberikan yang terbaik untuk Indonesia.

Wednesday, September 25, 2013

Suer, Aku Lagi Sakit

Ketika aku sakit, berarti Allah sedang mengingatkanku bahwa aku harus lebih memperhatikan diri sendiri. Mungkin selama ini tanpa sadar aku telah mengabaikan hak-hak tubuh dan jiwaku. Makanya beberapa hari ini aku menarik diri dari lingkunganku. Itu penting agar aku lebih fokus akan penyembuhan sakitku, tanpa dibebani tugas-tugas yang menekan fisik dan pikiran.

Kenapa aku harus menarik diri? Karena tidak semua orang mengerti keadaanku. Bahkan atasan dan teman yang kuharapkan memahami kondisiku, justru seolah menyalahkan sakitku dan mungkin menganggapku lebay. Jadi walaupun kondisiku sedang tidak sehat, aku tetap dituntut menuruti apa mau mereka. Simak saja percakapan berikut ini.

Setelah 1 hari nggak masuk karena sakit, aku memaksakan diri untuk masuk kantor, walaupun kondisiku belum pulih benar. Dan atasanku menghampiriku.
Pak Bos. : Cova, udah sembuh?
Aku.         : alhamdulillah, sudah mendingan pak
Pak bos. : berarti sudah bisa donk tugas keluar sekarang
Aku.         : -_____-
Terbukti kan, atasanku nggak peduli keadaanku. Sepertinya dia tak mengerti arti kata "mendingan".

Beberapa hari kemudian, kembali sakit lambungku kambuh. Daripada gajiku habis dipotong gara-gara sering nggak masuk karena sakit, aku memilih tetap ngantor, dengan harapan kantorku mengerti dengan tidak memberi tugas berat padaku. Ternyata..
Bu A.   : Cova, nanti ngemsi acara internalisasi dan perpisahan kepala kantor ya?
Aku.     : maaf bu, saya masih sakit, belum bisa perform. Sekarang aja saya masih kliyengan
Bu A.    : ah masa'?! Keliatannya seger gitu kok
Aku.     : -_____-
Dia mengatakan "seger" hanya gara-gara aku pakai kostum warna merah. Padahal warna bajuku yang cetar itu tak mewakili kondisi fisikku. Besok-besok lagi kalau lagi sakit, jangan pakai baju berwarna cerah, biar nggak dikira pura-pura sakitnya.

Nah, terbukti kan kalau atasan dan teman-temanku ini nggak memahami keadaanku. Jangankan teman, dokterpun nggak memperhatikan keadaanku, sebagai pasiennya. Bagaimana bisa? Ceritanya begini. Karena sakitku yang makin mengkhawatirkan, maka aku putuskan mendatangi seorang dokter spesialis penyakit dalam. Dari hasil pemeriksaan, dinyatakan lambungku bermasalah. Ada beberapa obat yang dia resepkan ulsicral, omeprazole dan acpulsif. Namun, sudah 2 hari, sakitku nggak berkurang, justru mual dan kliyengannya makin parah. Feelingku mengatakan, jangan-jangan ada yang nggak beres dengan obatnya.

Karena penasaran, akupun menanyakan mbah gugel tentang obat-obat itu. Dan hasilnya mengejutkan. Ternyata obat yang bernama acpulsif itu sudah lama dilarang beredar di Amerika, australia bahkan seluruh eropa. Penyebabnya karena efek samping obat ini berakibat fatal. Di Indonesiapun oleh BPOM, obat ini sempat dilarang beredar, tapi entah kenapa obat ini masih diproduksi sampai sekarang. Duuh.. Ngeri sekali kan..? Dokter malah meresepkan obat itu untukku. Dan aku sudah mengkonsumsinya. Hiks.. Semoga aku nggak kenapa-napa.

Yah beginilah nasibku selama sakit ini. Memang tak ada yang benar-benar mengerti keadaan kita, kecuali diri kita sendiri. Makanya sebelum sakit melanda, perhatikan hak-hak tubuh, jiwa, dan pikiran kita. Mereka juga butuh diistirahatkan dan dimanjakan, agar bisa berfungsi dengan maksimal.

Thursday, September 19, 2013

Rumah Khayalanku

Teman-teman tahu nggak film yang berjudul Eat, Pray, Love? Itu loh, film yang dibintangi si cantik Julia Robert. Dan film ini cukup membuat penasaran orang-orang seantero nusantara karena mengambil setting di pulau Bali. Aku yang pada saat itu belum pernah menginjakkan kaki di pulau dewata, dibuat makin penasaran oleh film itu. Keingintahuanku akan Bali, dan bagaimana para cineas tingkat dunia menggambarkan keindahannya, membuatku tak melewatkan aksi si blonde Julia Robert di film itu.

Dan benar, aku tak kecewa dengan film itu. Bahkan, aku dibuat terpesona dengan setting tempat tinggal si Julia Robert ketika di Bali. Tokoh Elizabeth yang diperankan oleh Julia Robert, tinggal di sebuah rumah di kawasan Ubud Bali. Rumah dengan nuansa terbuka, yang di kelilingi area persawahan, dilengkapi dengan interior bernuansa bambu dan kayu. Waaah, rumah yang romantis banget. Bersahaja namun berkelas. Dan bagiku itu terasa sangat mewah. Mewah, alias mepet sawah.. Hehehe :P.

dari sini
Ah, andai aku punya rumah seperti itu, di tempat seperti itu, sungguh damai dan tenang hidupku ini. Tiap hari bisa refreshing mengagumi keindahan ciptaan Tuhan, dan menikmati rasa damai tanpa hiruk pikuk kebisingan. Khayalanku melayang-layang sejak habis nonton film itu hingga sekarang. Khayalan yang takkan pernah pudar sebelum terwujud jadi kenyataan. 

Pasti ada yang bertanya-tanya apakah aku ingin tinggal di Ubud demi mewujudkan khayalanku. Ah tidak, keinginanku tak sampai sejauh itu. Bukannya aku tak ingin tinggal di Ubud, tapi karena aku tak ingin melihat bule-bule berpakaian mini. Takut jadi ngiri melihat bodi-bodi seksi.. Hihihi.. *ngelirik lemak di perut*. 

Jadi di mana aku akan mewujudkan rumah khayalanku? Hmmm.. Ada sebuah daerah yang aku sebut sebagai Ubudnya Jawa Tengah. Yaitu kampung halamanku, Magelang. Keindahan area persawahan yang subur dan teratur, serta kehidupan penduduknya yang rukun, mengingatkanku akan pesona Ubud, Bali. Tentunya minus pura dan cowok-cowok eksotis berudeng. Eh, tapi cowok asli Magelang juga nggak kalah eksotis loh.. *lirik suami* :D

Pagi di Magelang
Semoga saja khayalanku ini bisa jadi kenyataan. Meresapi kearifan lokal di kampung halaman yang indah, dan mempunyai rumah seperti rumahnya si Elizabeth, serta dikelilingi cinta dari keluarga, sanak saudara dan teman.  Sempurna sekali bukan?

Kini kubayangkan aku sedang mengayuh sepeda berkeranjang di jalan yang kanan kirinya area persawahan. Bergaya cantik dan anggun ala Julia Robert Cova. Senyumanku mengembang lebar, selebar khayalanku. Seiring dengan tarikan nafasku yang dalam, aku berdoa semoga Allah mewujudkan. Dan seiring dengan hembusan nafasku, kubawa kembali kesadaranku ke kenyataan yang kuhadapi kini.. Kemacetan ibukota yang tiada henti... 

dari sini

Tuesday, September 17, 2013

B E D A

Kita berbeda
Kau pria, aku wanita
Kita berbeda
Kau pakai topi, aku pakai bandana
Kita berbeda
Kau suka Dian Sastro, aku suka Nicolas Saputra
Kita berbeda
Kau senang berpuisi, aku senang tarik suara
Kita berbeda
Kau baca komik, aku baca novel dewasa
Kita berbeda
Kau jalan kaki, aku naik sepeda
Kita berbeda
Kau suka renang, aku suka senam yoga
Kita berbeda
Kau pendiam, aku banyak bicara
Kita berbeda
Kau penurut, aku suka semaunya

Tapi seperti kata tokoh Gie di layar kaca,
Kita berbeda dalam semua,
kecuali dalam cinta..
Semoga..


Wednesday, September 11, 2013

Pemenangnya adalah...

Selamat pagi teman-teman semua.. Pasti sudah nunggu-nunggu pengumuman GA-ku nih.. hehehe.. *geer*. Tapi sebelum aku mengumumkan siapa saja orang-orang yang terpilih, ijinkan aku curhat sedikit. Ceritanya begini, sejak GA ini ditutup tanggal 8 September lalu, aku ini dirundung kegalauan. Komentar-komentar dari para peserta GA yang awalnya sangat menghibur, tiba-tiba menjadi sangat mengintimidasi saat aku harus melakukan penilaian. Baru aku rasakan bahwa menjadi juri itu tidak gampang. Jadi agak nyesel karena aku pernah ngomel-ngomelin juri waktu ikut beberapa kontes (ngomelnya dalam hati) :P. Tapi bagaimanapun sulitnya memilih, aku harus mengumumkan pemenang GA ini tepat waktu. Apalagi habis baca statusnya Pakdhe Cholik, sang komandan Blog Camp, yang isinya menggelitik, namun nampol banget:
"Pemunjduran pengumuman GA hanya boleh jika terjadi peristiwa luar biasa. Pemunduran pengumuman yang disebabkan kesalahan shohibul kontes bisa menimbulkan kesan bahwa penyelenggara GA tidak kredibel, akuntabel, akseptabel dan nggedebhel"
(yang nggak mudeng arti kata yang terakhir, bisa tanya sendiri ke Pakdhe Cholik :P)

Tentu saja aku tak ingin dicap sebagai penyelenggara GA yang tidak kredibel. Dan semangatku tiba-tiba bangkit, oleh balasan komen Pakdhe Cholik. Beliau berkata: "Sip jeng. Berdirilah dengan gagah sebagai shohibul kontes"
Sebuah kalimat yang simple, namun mampu membangkitkan rasa percaya diriku. Dan kali ini aku membayangkan diriku berdiri dengan gagah, anggun dan penuh pesona, di depan teman-teman semua. Dengan rasa bangga sebagai shohibul kontes dan senyuman ala Master of Ceremony (MC), aku siap mengumumkan pemenangnya. Dan pemenangnya adalah...

Pemenang 1: Alexaaxoxo
Pemenang 2: Thalique
Pemenang 3: Leyla Hana Menulis
Pemenang 4: Isti Thoriqi
Pemenang 5: Srrriii
Pemenang 6: Adhisti Vega Kerleonis
Dan..
Pemenang 7: Arie Dwi Vitaranti
Serta..
Pemenang terspesial: Diana Rahma

Fyiuh.. Lega rasanya. Akhirnya tugas berat ini selesai juga. Mungkin teman-teman ada yang bertanya-tanya, kenapa ada pemenang ke 7 dan pemenang terspesial. Nanti saja ya penjelasannya. Soalnya kesehatanku lagi drop, jadi tak bisa berdiri terlalu lama. Mohon doanya semoga aku cepat fit kembali ya.

Aku sebagai shohibul kontes, mengucapkan selamat kepada para pemenang semua. Semoga hadiahnya bermanfaat. Dan aku ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, dengan komentar-komentarnya yang menggugah hati dan jiwa. I love you..semuanya.. *peluk satu-satu*

Bagi para pemenang, harap mengirimkan alamatnya untuk pengiriman hadiah, ke emailku: covalimawati@gmail.com.

Bagi yang belum beruntung, aku beri persembahan khusus untuk kalian,yaitu kue ulang tahun pelangi. Selamat menikmati, 'n happy birthday blogku tercinta, Runaway Diary... ^^

Sunday, September 08, 2013

GIVEAWAY CLOSED

"Udah 2 hari kuis ini digelar, tapi baru segelintir teman fesbuker yang ikutan. Padahal pertanyaannya gampang, boleh pakai contekan. Hadiahnyapun menggiurkan. Kenapa kalian tidak memberi jawaban? Apa pada nggak mau gratisan?"

Itulah statusku di FB beberapa hari yang lalu. Memang agak mengecewakan, karena ternyata teman-teman fesbukku kurang antusias dengan giveaway yang aku adakan. Dari 813 teman fesbukku, hanya 7 orang saja yang berpartisipasi. Entah karena kurang publikasi atau karena mereka kurang perhatian pada diriku ini.. Hehehe. Yah sudahlah, it's okay. Aku tetap bersyukur, karena walaupun sedikit, tapi jawaban mereka benar-benar sepenuh hati. Makasih ya.. *Peluk satu-satu*.

Dari para fesbuker, giveaway ini kurang dapat sambutan, tapi dari para blogger, alhamdulillah mendapat sambutan cukup lumayan. Sampai detik ini ada 25 blogger yang ikut serta. Jadi total peserta giveaway sampai sekarang ada 32 orang. Makasih ya semuanyaa.. *kecup satu-satu*.

Ternyata mengadakan giveaway itu menyenangkan loh. Apalagi dengan pertanyaannya yang sangat pribadi seperti ini. Pertanyaan yang menuntut peserta untuk mengungkapkan isi hati mereka, tentangku dan tentang blogku. Pertanyaan yang awalnya aku pikir simple, ternyata mengundang jawaban yang tidak simple loh. Sampai-sampai ada blogger yang urung ikutan, karena takut salah berkomentar..hihihi. Padahal aku sudah siap sedia dengan semua macam jawaban. Jadi jawabannya bebas sebebas-bebasnya. Boleh memuji, boleh mencaci maki. Boleh mengkritik, boleh juga menghakimi. Yang penting sesuai dengan isi hati.

Dan semua komentar untuk giveaway ini, membuatku cengar cengir sendiri. Banyak loh yang jawabannya semena-mena. Katanya aku narsislah, jarang senyumlah. Ada yang bilang aku ini emak-emak sok abegelah. Dan adapula yang bilang, katanya belum pernah baca postingan-postinganku sama sekali. Padahal blogger yang satu ini lumayan sering mampir disini. Tapi dari 134 postinganku, belum ada satupun yang dia baca. Haduuuh.. Sungguh terlalu. Apa blog ini tidak ada menariknya hingga dia enggan membaca? -____-.

Tapi tak apa. Aku menyukai kejujuran, walaupun itu menyakitkan..#halah lebay. Jadi apapun jawabannya, semua kujadikan modal yang tak ternilai untuk membenahi diri, dan blogku ini. Semoga tetap bisa mempertahankan hal-hal positif, dan mengurangi hal-hal negatif. Sekali lagi terima kasih atas partisipasi teman-teman semua. Tunggu pengumumannya tanggal 11 September nanti ya.. Dan dengan postinganku ini, maka COVA GIVEAWAY resmi ditutup. ^^


Sunday, September 01, 2013

COVA Giveaway!

Selamat malam para pembaca Runaway Diary..
Bulan September ceria telah tiba. Ini artinya sebentar lagi blog kesayanganku ini akan berulang tahun yang kedua. Yeaay! Senang rasanya melihat blogku tumbuh, dan semoga terus memberi manfaat, khususnya bagi diriku sendiri, maupun bagi yang membacanya. Dan sebagai perwujudan rasa syukurku, kali ini aku akan menggelar giveaway kecil-kecilan. Walaupun hanya kecil-kecilan, tapi hadiahnya special loh, yaitu produk-produk dari COVA AMIGURUMI (boneka rajut) dan COVA COLLECTION, seperti ini:



Berikut persyaratan:
1. Giveaway ini terbuka bagi teman-teman blogger maupun fesbuker, semua jenis kelamin, dan semua usia, dimanapun kalian berada, asalkan punya alamat kirim di Indonesia.
2. Menjawab pertanyaan berikut ini: 
a. Menurut kalian, pemilik blog ini, alias Cova, alias diriku, orangnya seperti apa sih? (kalian bebas mencaci maki.. :P)
b. Apa yang kalian sukai dari blogku ini? (yang nggak suka nggak boleh ikutan.. hahaha :P)
3. Cara menjawab:
Untuk blogger: jawaban ditulis di kolom komentar di bawah postingan ini.
Untuk fesbuker: jawaban ditulis di kolom komentar pada statusku di FB tentang Giveaway ini.
4. Akan kupilih 6 pemenang, dari jawaban teman-teman yang paling menyentuh hati :).

Hadiahnya:
Pemenang 1: Amigurumi Olive Oyl + 1 buah bros
Pemenang 2: Amigurumi Doraemon + 1 buah bros
Pemenang 3: Pashmina sifon + 1 buah bros
Pemenang 4: Pashmina sifon + 1 buah bros 
Pemenang 5: 3 buah bros
Pemenang 6: 2 buah bros

Batas waktu:
Giveaway/kuis ini digelar mulai malam ini, sampai dengan seminggu kedepan, yaitu tanggal 8 September 2013. Pengumuman akan launching pada tanggal 11 September 2013, bertepatan dengan ulang tahun blogku ini.

Giveaway ini disponsori penuh oleh: 

COVA AMIGURUMI  & COVA COLLECTION

Selamat mengikuti!!