Posts

Showing posts from February, 2012

Runaway Project: Lovely Batik

Image
Runaway Project, bukan Project Runway loh.. Tapi antara Runaway Project dan Project Runway ada kemiripannya. Kalau Project Runway adalah sebuah acara reality show di televisi Amerika yang membahas tentang fashion design, nah Runaway Project juga membahas tentang fashion design. Fashion design ala Cova, pemilik blog Runaway Diary. Jadi maaf ya teman-teman, karena postinganku kali ini agak berbau narsisme.. hehe.

Kalau dipostinganku sebelumnya aku membahas betapa tidak modisnya diriku di rumah, maka kali ini aku akan menunjukkan kepada dunia bahwa sebenarnya aku memiliki selera busana yang lumayan bagus (saat di luar rumah). Bahkan aku beberapa kali membuat design baju, dan menjahitnya sendiri. Tapi karena kesibukanku yang padat, kini aku tak sempat menjahit baju sendiri. Jadi kali ini aku hanya membuat designnya saja, dan untuk proses selanjutkan kuserahkan ke penjahit. Kebetulan aku masih menyimpan banyak kain yang belum dijahit. 

Ok, tanpa berlama-lama lagi. Inilah dia beberapa hasil…

Daster Lover

Image
Halo temans..
Ada yang pernah nonton drama Jepang yang judulnya Hotaru No Hikari belum ya? Drama Jepang ini adalah salah satu favoritku. Mungkin karena karakter tokoh utamanya agak-agak mirip aku kali ya.. hehe. Amemiya Hotaru, si tokoh utama dalam drama ini, digambarkan sebagai wanita muda yang selalu tampil rapi dan modis ketika sedang bekerja atau di luar rumah, tetapi saat berada di rumah penampilannya sangat berbeda 180 derajat. Ketika di rumah dia sangat cuek dan berantakan. Kostum favoritnya adalah kaos oblong belel plus celana training kolor yang sudah bolong-bolong, dan rambutnya tidak disisir, hanya dikucir dengan karet gelang. 


Nah, aku juga seperti itu. Bedanya kalau aku bukan memakai celana kolor, tapi memakai daster belel dan kadang-kadang memakai sarung. Ya sarung! Bahkan dulu ada teman kantorku yang shock saat berkunjung ke rumahku. Kebetulan waktu itu aku sedang mengenakan sarung. Dan dia kaget “Hah! Lo pake sarung! Busyet dah! Njijiki banget!”. Ya ampun, segitu kaget…

Dear Friends

Image
Hai.. dear diary ‘n my lovely friends.. Apa kabar?
Semoga hari ini semua cerah ceria, walaupun cuaca agak-agak mendung. Sebenarnya hari ini aku kurang begitu semangat menghadapi hari. Biasa.. ‘Monday Syndrom’.. hehe.. Tapi bagaimana lagi, aku harus bertanggung jawab pada negara yang telah menghidupiku dan memberiku nafkah. Dan juga demi anak-anakku yang membutuhkan nafkah dariku. Haduh.. kok malah jadi lebay gini. Intinya adalah aku berusaha membuat hari ini lebih semangat. Salah satunya dengan membuka blogku lagi, setelah berhari-hari tak kukunjungi. Mumpung jam kantor belum mulai, tak ada salahnya aku menyapa teman-teman sekalian. Sebenarnya tak ada hal istimewa yang bisa aku ceritakan hari ini. Walaupun sudah ada beberapa ide di kepalaku, tapi rasanya belum klik untuk menulis. Jadi hari ini aku mau sharing yang ringan-ringan saja.

Hari minggu kemarin tiba-tiba aku ingin beres-beres rumah. Eh.. bukan rumah deng.. cuma sudut ruangan yang berisi pernak-pernikku saja. Ternyata beranta…

Kereta.. Oh.. Kereta..

Image
Pagi ini aku harus jadi roker alias rombongan kereta. Sebenarnya aku malas naik kereta yang pasti sangat penuh sesak di jam berangkat kerja seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, keadaan memaksaku untuk menggunakan transportasi ini. Daripada bermacet-macet ria, lebih baik berdesak-desakan sebentar tapi bebas macet.

Dan seperti dugaanku, kereta Commuterline menuju Kota kali ini super duper penuh. Bahkan lebih parah dari dugaanku. Mau masuk keretapun harus berjuang habis-habisan, bersaing dengan para penumpang laki-laki. Loh bukannya ada gerbong khusus wanita? Kenapa mesti berdesak-desakan dengan penumpang laki-laki? Pertanyaan bagus. Itu karena aku bersama suamiku, dan daripada terpisah, terus bingung cari-carian, makanya mending aku yang mengalah, karena tak mungkin membawa suamiku di gerbong wanita. Bisa-bisa dilempar keluar oleh para penumpang wanita.. hehe :P.

Tapi penuhnya kereta kali ini sungguh-sungguh keterlaluan. Kereta yang berAC tersebut, sama sekali tak dingin, bahkan panas …

Duo Eksotis di Gunung Kidul

Image
Pantai Ngobaran

Setelah puas bermain-main dan makan siang di Pantai Ngrenehan, jangan lupa mampir ke pantai di sebelahnya, yaitu Pantai Ngobaran. Pantai yang satu ini memang sayang untuk dilewatkan. Di sana kita akan disuguhi nuansa yang sama sekali berbeda dengan Pantai Ngrenehan. Yang lebih menarik lagi, di Pantai Ngobaran ini kita tidak hanya menikmati wisata alam saja, tapi juga wisata budaya. 

Sampai di Pantai Ngobaran, kami disambut oleh pemandangan yang sangat memukau. Pantai ini di kelilingi tebing-tebing yang curam, dengan deburan ombak yang bergulung-gulung menghantam dindingnya. Di atas tebing ini berdiri bangunan peribadatan semacam pura, dilengkapi dengan patung-patung dewa yang melambangkan sifat-sifat mulia. Tepat di bibir tebing tersebut berdiri  dengan anggun sebuah patung garuda mirip dengan patung Garuda Wisnu Kencana  yang ada di Bali. Tentu saja ukurannya tidak sebesar patung GWK, hanya sebesar orang dewasa saja. Dan patung ini jadi favorit para pengunjung untuk dia…

Pantai Ngrenehan, The Other Side of Yogyakarta

Image
“Semakin alami sebuah tempat semakin menarik pula untuk dikunjungi” itulah yang ada dalam pikiranku. Seperti saat aku memutuskan mengunjungi pantai yang indah ini.
Yogyakarta memang kaya akan tempat wisata, baik itu wisata budaya, wisata kuliner, wisata belanja dan wisata alam. Bicara tentang wisata alam di Yogyakarta, pasti semua kenal Pantai Parangtritis, Pantai Baron, Pantai Kukub dan Pantai Krakal. Pantai-pantai tersebut memang menjadi magnet kuat bagi wisatawan baik domestik maupun manca negara. Tak heran jika pantai-pantai tersebut selalu ramai dikunjungi orang.  Tapi kali ini aku tidak tertarik mengunjungi pantai-pantai tersebut. Aku justru tertantang untuk mengunjungi sebuah pantai yang kurang dikenal orang, bahkan beberapa temanku yang tinggal di Yogyakartapun tak mengetahui keberadaan pantai ini. Pantai Ngrenehan -  One of The Hidden Paradise in South of Yogyakarta. 






Pagi-pagi sekali kami sudah bersiap-siap. Dari hasil googling, aku mendapat info bahwa pantai ini terletak di …

Kisah Sayur Asem yang Terbuang

Image
Di sebuah rumah kontrakan sederhana di pinggiran ibukota, tinggallah sepasang pengantin baru yang berbahagia. Layaknya pengantin baru lainnya, hari-haripun terasa indah dijalani berdua. Seperti pagi itu, setelah menyelesaikan tugasnya mencuci, sang istri bergegas pergi ke tukang sayur. Hari itu dia akan menjalankan misinya yang sudah dia rancang beberapa hari sebelumnya. Dia akan memasak untuk suami tercintanya. Bagi kebanyakan wanita mungkin memasak bukanlah sesuatu yang istimewa. Tapi bagi sang istri, itu pekerjaan yang sama sekali tidak mudah, karena dari kecil hingga dewasa, dia tak pernah memegang pekerjaan dapur. Dan hari itu demi memberi kejutan penuh cinta kepada suaminya, dia rela bersusah payah.

“Hari ini aku mo masak sayur asem aja ah.. tambah tempe goreng ma sambel pasti seger” kata sang istri dalam hati sambil melirik suaminya yang sedang sibuk mengutak-utik motor barunya. Segera dia sibuk mencari resepnya di beberapa tumpukan majalah Sedap Sekejap. Cukup banyak majalah d…