Friday, November 22, 2013

Makan enak dan halal di Bali

Yeaay! Setelah beberapa hari nggak nongol di sini, akhirnya aku datang kembali membawa cerita soal makanan. Perlu teman-teman ketahui, demi postingan ini aku harus rela melakukan perjalanan jauh ke sebuah pulau yang indah, yaitu Bali. Eh kok kesannya pengorbanannya besar ya, padahal aslinya seneng banget kalau bisa jalan-jalan ke Bali.. Hehehe.

Oke, kembali ke topik awal. Urusan makan bagiku adalah nomer 1. Tak terkecuali ketika traveling. Kalau bisa, di setiap tempat yang baru, aku bisa merasakan makanan yang baru pula. Tapi sayangnya, untuk urusan makan di pulau dewata ini memang sedikit ribet. Maklumlah, pulau ini mayoritas penduduknya beragama Hindu. Jadi sebagai muslim aku harus hati-hati dalam memilih makanan. Jangan sampai sengaja maupun tak sengaja memakan makanan yang tidak halal. Lihat saja di mana-mana si babi guling dengan santainya bergelantungan di warung-warung makan. Apa nggak horor tuh.

Pernah nih aku menemukan sebuah rumah makan padang muslim. Tertera di plangnya 100% halal. InsyaAllah terjamin kehalalannya. Tapi masalahnya....persis di sebelah warung makan padang itu, ada sebuah warung babi guling! Dua warung, halal dan haram, bersanding dengan damai di sana. Mungkin ini yang disebut pluralisme. Ah damai untuk mereka, tapi tidak damai untukku. Mana bisa aku makan makanan padang dengan nikmat, sementara sudut mataku masih bisa melihat moncong si babi guling. Hiii.. Mending cari tempat yang lain deh.

Nah, mengingat segala keribetan mencari makanan halal, makanya banyak para traveler muslim mencari aman, dengan memilih makanan semacam KFC, MC Donald, atau masakan padang. Tapi kalau setiap makan harus ke mekdi, apa nggak bosan tuh? Makanya kali ini aku akan mengajak teman-teman mengintip makanan enak dan halal di Bali yang sempat aku cicipi. Di antaranya warung-warung berikut ini:

Nasi Pecel Bu Tinuk

dari seberang jalan

Warung pecel ini aku temukan secara tak sengaja. Kebetulan aku menginap di hotel yang gangnya berseberangan persis dengan warung pecel ini. Letaknya di jalan Raya Kuta. Warungnya cukup besar dan mencolok, jadi gampang dicari. Berada di seberangnya hotel Ibis Kuta. Bagaimana rasanya? Lumayan enak, tapi standar aja. Nasi pecel jawa timuran. Kalau nggak suka pecel, jangan kuatir, menunya bukan cuma pecel kok. Aku sendiri malah memilih menu ayam bakarnya. Dan menurutku rasanya lebih maknyus dibanding pecelnya. Harganya juga standar, nggak murah tapi nggak kemahalan juga. Tergantung menu apa yang kita pesan. Lumayan lebih murah dibanding makan di mekdi. Cara pembayarannya cukup unik. Kita akan diberi kartu yang tertera harga makanan kita. Setelah makan tinggal kita bayar sesuai harga yang tertera di kartu. Praktis.

bagian dalamnya ada logo halalnya
kartu harga
Di sekitar warung pecel Bu Tinuk ini, banyak kok rumah makan halal. Kebanyakan pemiliknya pendatang dari Banyuwangi, Jawa Timur. Ada warung soto, bakso, mie ayam, sate kambing, dll. Tinggal pilih saja.

Ayam Betutu Khas Gilimanuk


Pasti teman-teman sudah sering dengar rumah makan ini. Itu loh yang warungnya ada gambar badut bali. Cabangnya ada di mana-mana, bukan hanya di Bali saja. Bahkan di Jakarta juga ada. Tapi konon katanya ayam betutu khas gilimanuk yang di jalan raya Tuban Kuta lah yang paling enak. Pantas saja warung ayam betutu ini ramai sekali pengunjungnya. Bahkan banyak yang rela berdiri demi menunggu bangku kosong. Wuih, pasti rasanya istimewa sekali.

ramai pengunjung
Aku pesan 1 porsi ayam betutu setengah ekor, harganya Rp 40.000. Mahal juga ya? Sedangkan suamiku memilih ayam bakar biasa setengah ekor, harganya cuma Rp 20.000. Lah sama-sama setengah ekor kenapa harganya beda? Rupanya 1 porsi ayam betutu, isinya bukan hanya ayam saja, tapi ada plecing kangkung ukuran besar, sambal matah, dan kacang sangrai. Rasanya wuiiih nikmat banget. Pedes, seger, dan bumbunya meresap banget. Dan sambel matah yang isinya irisan bawang merah itu, ternyata enak loh.
Di sini menunya nggak cuma ayam betutu aja. Tapi ada bebek betutu juga, ada pula nasi campur, dan menu yang lain. Sebenarnya aku pengen coba nasi campurnya, tapi sayang saat itu nasi campurnya udah habis.

ayam betutu yang maknyus

Nasi Pedas Ibu Andika

Ini nih salah satu rekomendasi dari Bli Made, sopir mobil sewaan kami. Aku bilang ke dia "Tolong carikan tempat makan yang enak dan halalan toyiban". Dan saat memasuki Jl. Patih jelantik, depan petokoan Kuta Galeri. Dia memberi pilihan "Mau Nasi Pedas Ibu Andika atau Warung Mbok Limbok?". Kami pilih Nasi Pedas Ibu Andika. Menunya masakan Indonesia rumahan. Sistemnya mirip dengan Nasi pecel Bu Tinuk. Kita pilih makanannya, terus kita diberi kartu harga. Masakannya enak-enak. Menurutku lebih enak dari masakannya Nasi pecel Bu Tinuk. Dan yang istimewa adalah sambelnya. Namanya juga nasi pedas. Pasti sambelnya pedas banget. Aku pesan nasi putih dengan lauk suwiran ayam, kripik usus, dan sayur daun singkong. Alhamdulillah enaaaak dan kenyang. Harganya juga standar, nggak jauh beda dengan harga di warung pecel Bu Tinuk.

pesananku
si chubby tukang makan

Oh iya, di dekatnya ada Warung Mbok Limbok, menunya ayam kalasan. Katanya sih enak, tapi aku belum nyoba. Mungkin lain kali bisa dicoba.


Nasi Bebek Warung Bu Rima

maap.. ada penampakan pantat penjualnya.. #eh
Ini juga rekomendasi dari Bli Made. Dari puluhan masakan bebek yang pernah aku coba, nasi bebeknya ibu Rima ini yang paling lezat rasanya. Sueeer deh. Resto Bebek Kaleyo ga ada apa-apa! Kalah jauh. Padahal tempatnya sederhana saja, berada di sebuah ruko di jalan Raya Kuta. Menurut keterangan Bli made, warung ini mulai buka saat sore hari, sampai dengan dini hari. Dan selalu ramai pengunjungnya. Apa sih istimewanya? Yuk kita lihat makanan yang aku pesan.

pesanan datang
Seporsi bebek goreng. Seperti pada umumnya, seporsi bebek goreng terdiri dari sepotong bebek goreng, ditambah lalapan, dan sambal. Bedanya, bebek goreng di sini teksturnya empuk dan lembut, nggak liat, nggak keras. Di atasnya disiram kuah santan kental, yang guriiiih banget. Lalapannya juga beda dari yang lain. Kalau biasanya lalapan itu isinya kol, selada, ketimun dan kemangi, tapi di sini lalapannya isinya kol dan daun bayam rebus. Sambalnya juga pas pedasnya, pas enaknya. Pokoknya rekomended banget. Untuk dua porsi bebek goreng plus 2 nasi putih, ditambah 2 gelas jeruk hangat, dihargai Rp 60.000.

pemandangan dari seberang jalan

Di sekitar warung Bu Rima, banyak loh tempat makan yang halal. Telusuri saja sepanjang jalan raya Kuta. Macam-macam kulinernya. Ada yang di ruko, ada pula di warung tenda. Ternyata banyak juga ya makanan halal di Bali, asal kita mau jeli.

Selamat makan-makan dan jalan-jalan
Happy traveling ^^



Reactions:

76 comments:

  1. Jadi ngiler sama ayam betutunya. Pengen nyobaaaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayuk monggo... enak bgt loh.. hihihi

      Delete
  2. Hmmmm..... sharing yg bermanfaat nih. Pilihan makanannya juga enak2, ramah di lidah pendatang alias insyaallah cocok di semua lidah. Pengalamanku di Bali yg susah cari makanan halal kalo sudah ke luar denpasar, ubud misalnya. Kalo di Denpsar apalagi di Kuta masih banyak pilihan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, klo denpasar ma kuta emang lbh leluasa milih. Tapi klo kek di ubud, ada sih yg halal, tp muahaaal.. kek bebek bengil dan sejenisnya.. hehehe

      Delete
    2. Ubud ada ayam goreng prambanan, Gubug Makan Mang engking baru buka ... Salam Kenal ..

      Delete
    3. makasih infonya bli agung..
      salam kenal jg.. :)

      Delete
  3. heummmmm....dulu waktu saya ke bali,stengah mati cari makanan halal mbk,mahal2 pula.....akhirnya nemu warung yg berlabel halal ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, awalnya emang agak bingung 'n ragu. Tapi klo jeli liat2 'n ga malu nanya2, pasti dpt kok yg halal 'n ga mahal :D

      Delete
  4. Hua....dulu aku makan ayam betutu sikit tok, kagak bisa nambah...(dibayarin kantor...)hihiiii.... Maaaak anak-anak kagak ikut?

    ReplyDelete
    Replies
    1. kudu balik lagi tuh, biar bs nambah.. hihihi..
      Anak2nya dititipkan ke pihak yg berwenang dl mak. Coz ini ceritanya mewujudkan hanimun yg sudah tertunda selama 11 thn.. :D

      Delete
  5. widiiih habis jalan2 nih yeee... ah udah lupa terakhir ke Bali jaman SMP
    ternyata banyak juga yaa kalo kita jeli...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih.. pegel klo lama ga jln2.. hihihi
      iya, skrg udah tambah banyak kok warung makan halal/muslim di sana

      Delete
  6. Waa Bu Tinuk msh ada yaa.. Dulu sy tahunya cm itu aja yg 'aman'. Selebihnya ya mkn di resto waralaba mulu. Ada tuh malem2 warung kaki lima mskn cina halal di jl. Teuku Umar, namanya Kedai Pak Chocho. Enak bngt, deh. Mpek2nya apalagi. Sy tinggal 2 th di Denpasar. Langganan warung nasi padang dan berusaha keras ga beli bakso selama di sana :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh dicoba tuh kedai pak chocho. Smoga kpn2 bs ke bali lg :D
      Wah klo aku 2 thn ga mkn bakso mana tahaaaan... Hihihi.
      Klo di kintamani tuh baksonya kebanyakan bakso ayam gt tulisannya. Tp blm jelas jg kehalalannya

      Delete
    2. Mba Emak Riweuh, Sepengetahuan kami warung Pak Choco yang di Jl. Teuku umar TIDAK HALAL, coba dilihat didaftar menunya, mereka ada menu SWIKE (PAHA KODOK) dan pak CHOCO sendiri adalah keturunan cina non Muslim, demikian semoga bermanfaat WWW.MUSLIMBALITOUR.COM

      Delete
    3. makasih infonya muslimbali tour.. jd bs lbh selektif lg milih t4 makan

      Delete
  7. Wah asiiiik banget nih tips dari kuliner wisatanya, jadi inget Bundaku kemarin ke pulau dewata bingung dan sedikit was2 untuk mencari menu,maklum belum pernah sama sekali. Terima kasih ya mbaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2 jeng christanty.. Smoga klo ke bali nanti, ga bingung lg cari makanan halal :D

      Delete
  8. ini nih yang bisa jadi referensi saya, katanya sih susah nyari makanan yang benar-benar halalan toyyiba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayuk2 monggo... smoga bermanfaat.. ^^

      Delete
    2. tEnang aja Bang AGus. Sudah ada GUIDE nya nanti
      Free alias nda perlu dibayar TUNAI. Boleh dicicil 12 bulan tanpa DP

      Delete
    3. saya tak menggadaikan sandal butut saya dulu kang,,,biar bisa pergi ke bali dan kasih Dp Giude buat kang asep,, okeeeeh ?

      Delete
  9. kalo ke bali memang harus hati2 cari makanan yang halal. sebab kebanyakan warung halalnya berdampingan dengan warung non halalnya..... tapi banyak kok sebenarnya warung yg benar2 halal di bali... dan letaknya cukup terpisah dari warung non halal...harganya juga lumayan murah :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, klo nemu warung makan halal tp dktan ama yg non halal, mending ga usah deh. Lbh baik cari yg bnr2 halal 'n skitarnya halal jg. Biar lbh nyaman di hati.. Hehee

      Delete
    2. Ini juga bisa menjadi masukan yang baik buat para wisatawan yang akan berkunjung ke BALi karena kurang lengkap rasanya jika berWISATA tapi tidak disertai denfgan Wisata Kuliner. Bagaikan langit tanpa Gunung Berapi. Nah nah nda nyambung ...........

      Delete
    3. kalau kang asep ke bali lagi pasti deh nyari sandalnya yang ketinggalan kan ya ?

      Delete
    4. kembali ke Bali demi sendal? ckck
      Plg2 dah dibawa monyet uluwatu tuh :P

      Delete
    5. Monyetnya sudah dibawa sama mas Rawins ke hutan Tenang aja
      Kalau ke Bali saya pasti nemu Sendal bututya. Soalnya sudah dipasang GPS

      Delete
  10. bagus nih postnya untuk yang sedang mencari makanan halal di bali. yumm, nasi pedasnya keliatan enak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nasi pedasnya emang enak Indi.. Mirip masakan ibuku.. Hehehe

      Delete
    2. Oh Jelas. Siapa duluu Ibunda Mba Cova kok dilawan
      Lewat semua dilibas............... Ciaaaaaaaaaat
      Serang... Serbuuuuuuu. Bakar,,,,,,,,,
      Bunuhhhh

      Delete
    3. saya tiarap aja , ada panci melayang

      Delete
    4. tenang aja, ga da panci melayang kok.. paling cm cobek terbang aja.. wkwk

      Delete
    5. Saya udah tiarap dari tadi.
      Takut kena Cobek Terbangnya huaaaaaaa

      Delete
  11. warung nasi pecel Bu Tinuk itu sangat terkenal. murah meriah lagi..hehehe

    kenapa nggak ngajak-ngajak saya ya...hohoho

    ReplyDelete
    Replies
    1. Abis yg ada di bali ga pernah ngundang2 nih.. Hihihi :P

      Delete
    2. Nah mari kita nunggu Undangan dari Bli Kstiawan. Rame rame KPK troops rombongan ke Bali dengan sponsor Bli Kstiawan. Soal penginapan di mana aja yah minimal di LEGIAN PARADISO HOTEL atau paling parah ya di POP HARIS aja nda apa. Hiehiehiehiee. Hayoo mari mari daftar nama dulu. Nanti diundang loh sama Bli Kstiawan. Hiehiheiehiehiehiee.

      *Edisi Ngayal Yang Mengharukan

      Delete
    3. smoga bli kstiawan terharu baca komennya mas asep, trus tergerak hatinya utk mewujudkan khayalan kita.. hihihi

      Delete
  12. Wah ternyata mba Cova lebih gaul dan lebih teliti dalam wisata kuliner yang HALAL, THOYIBAN dah sesuai dengan keyakinan dalam Agama Islam. Saya jadi dapat banyak masukan dan juga informasi tambahan mengenai spot spot Wisata Kuliner ENAK dan HALAL di Bali dan sekitarnya. Selama ini kalau saya dan kawan kawan perwakilan KangGuru se Indonesia wisata Kuliner di Bali biasanya berkutat di KUTA dan SANUR saja. Itu pun hanya kelas lesehan atau waRUNG kecil ala Warteg kalau di Pulau Jawa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus gaul donk mas.. Soalnya urusan makan itu bagiku yg nomer satu.. Klo jln2 tp makanannya ga oke, bisa bikin bete.. hahaa.. *dasar gembul*
      Kapan2 klo ke Bali bisa dicoba nih.. jgn lupa ajak2 ya :D

      Delete
    2. Ssssssssst. Jangan jangan obrolan kita ini di SADAP sama Blo Kstiawan
      Bisa bisa jadi beneran ini kita diongkoisin PP ke Bali
      wiiiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhhhhh

      Delete
    3. Aminnnnnn..... Semilyar kali ^^

      Delete
  13. Informasi seperti ini yang kita butuhkan ketika kita akan berwisata, terimakasih atas share nya ya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. @menujumadani: sama2... smoga bermanfaat ;)

      @Mas asep 'n mas agus: iya deh ntar di polbek lg :P

      Delete
  14. deket rumah mertua ada resto ayam betutu itu. Jd pengen nyobain :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di jakarta udah ada cabangnya jg. Dkt rmhku jg ada

      Delete
  15. aku suka nasi pedes bu andika. klo ke bali pasti mampir kesitu.
    klo ayam betutu gilimanuk cabangnya di jakarta juga ada hahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya emang say. Di dkt rmhku jg ada. Pengen nyoba sih, tp kok ga yakin. Soalnya sepi pengunjungnya..

      Delete
  16. makanannya ok-ok ya mb.. jdi pengen makan rasanya..

    ReplyDelete
  17. Makasih sharingnya, besok lagi kalau ke Bali dah nggak bingung lagi cari makanan halal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama2... Smoga bermanfaat, 'n cocok makanannya ^^

      Delete
  18. nasi bebek bu rima emang JUARAK banget kak :D pas aku ke Bali juga sempet kesana dan bener-bener ketagihan banget pengen kesana lagi ahhahahhaaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaaah selera kita samaaa.... #toss
      Selama aku di bali emang bebek bu rima ini yg paling joss.. Bikin ketagihan abiss.. Harus balik lg kesini.. Hihihi

      Delete
  19. Ada tempat makan enak dan cozy namanya Kedai Ibu Hj. Neneng. Jualannya nasi campur, soto ayam, kare ayam, rendang....Ibunya juga ramah banget dan sangat accommodating. Letaknya di Jl. Pulau Batanta GG.5 No.5, Teuku Umar, Denpasar. Harganya berkisar Rp.6,000-Rp.20,000.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah boleh dicoba tuh.. makasih infonya :)

      Delete
  20. ada yg lebih murah gk bro ? buat backpacker nih ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku jg lg nyari yg lebih murah nih.. :D

      Delete
  21. enak enak juga menu halalnya, tapi untuk lebih berjaga-jaga, mending makan nasi pecelnya aja kali ya? soalnya kalo daging ayam jug blm tentu halal, kan pas nyembelihnya kita gak tahu apa baca doa apa kagak, hihihi,,, ribet juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya jg ya.. pake menu vegetarian aja kalo gitu.. hehe

      Delete
    2. RARAS you are great Muslimah, it's not about chicken, it's about HALAL and HARAM, Best regards from www.muslimbalitour.com

      Delete
  22. Aduh lihat harganya Nasi pecelnya ahal banget ya?
    Boleh tanya gak? ada yang tahu tempat dinner romantis di bali yang murah ada dimanay ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, aku jg kaget ama harga pecelnya.. :D
      maap ga tau.. klo dah nemu kasih tau aku ya.. hehe

      Delete
  23. kalau di daerah ubud dan klungkung apa ada makanan halalan toyiban, mba?
    Banyak yang tulisan nya halal tapi pemilik nya non muslim...kadang buat kita ragu untuk makan.

    ReplyDelete
  24. Cobain menu yang di Ayam Bakar Wong Solo yang ada di Jl Raya Kuta Tuban No. 87 Kuta Phone (0361) 763487.
    tersedia menu paket komplit yang murah... dengan areal parkir yang luas. Halalan Thayyiban

    ReplyDelete
  25. Kak nasi bebek warung Bu Rima itu di jalan apa yaa?

    ReplyDelete
  26. wah nasi bebeknya maknyusssss.
    coba deh smua nya, wajib coba ya :)

    ReplyDelete
  27. CARI RESTAURANT CHINA DI BALI (Chinesse Restaurant in Bali)
    CARI RESTAURANT CHINA DI BALI ???.

    RESTAURANT CINA / CHINESSE RESTAURANT DI BALI

    Anda Cari Restaurant China di Bali untuk bersantap bersama relasi di restaurant china di bali ,atau anda pengemar restoran cina yang nikmat ,kalau itu yang anda cari ,coba kunjungi restaurant china di Bali ini...
    Restoran Cina ini terletak di Jl. Raya Kuta Banjar Abian Base KUTA di Bali. dan no telp restoran cina +6285238915028 PIN BBM 57665723 Nama Restoran nya Yaitu THE GAROUPA SEAFOOD & DINE RESTAURANT .
    For Direct Reservation Please Call +62 852 3891 5028

    THE GAROUPA SEAFOOD & DINE RESTAURANT – Jl. Raya Kuta Bali. Menyediakan tempat yang terbaik untuk acara PERNIKAHAN, ULANG TAHUN , PERTUNANGAN, MEETING, ARISAN, REUNI , PAKET SET MENU WISATA dan event-event lainnya di pusat kota PARIWISATA di Kuta Bali. Dengan ditangani oleh tim profesional, kami jadikan event-event special anda menjadi sebuah kenangan yang tak terlupakan.
    http://restoranseafoodenakdikutabali.blogspot.co.id/

    ReplyDelete
  28. Mau Tau referensi kuliner bali lainnya yang recomended kunjungi www.gptours.cc

    ReplyDelete
  29. terima kasih banyak sharingnya bermanfaat utk yg baru pertama kali mau k bali dan banyak kekhawatiran soal makanan yg halal.

    benar g ada info katanya d setiap hotel baik kamar maupun makanannya suka dikasih aroma menyan/ dupanya?

    ReplyDelete