Tuesday, January 21, 2014

Malaikat Pelindung

dari sini
 "karna kau tak lihat.. Terkadang malaikat.. Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan..."

Wahai para suami, sadarkah kamu bahwa istrimu itu malaikat pelindungmu? Mungkin dia tak secantik Luna Maya, dan tak seseksi Megan Fox. Mungkin dia hadir dengan daster kebanggaannya dan koyo di punggungnya. Mungkin dia tak pernah peduli dengan kecantikannya sendiri. Itu karena dia sibuk memikirkan penampilanmu, agar kamu tak malu tampil di depan teman-teman dan rekan kantormu. Dia sibuk memikirkan mau membelikan kemeja baru untukmu, sedangkan dia sendiri tak pernah kamu belikan baju. Kamu selalu mengeluh kenapa istrimu memakai daster yang itu-itu saja, tapi kamu tak pernah memberikan busana yang layak untuknya. Kamu membandingkan kenapa istrimu nggak secemerlang teman-teman wanitamu yang tampil dengan busana modis dan riasan mahal, sedang kamu sendiri nggak memenuhi kebutuhan sandangnya.

Wahai para suami, istrimu adalah malaikat pelindungmu. Dia melindungimu dari nafsu syahwatmu. Dia melayanimu sepenuh hati walau dia sedang capek dan kesal sekalipun. Tapi kamu malah marah ketika dia menolakmu satu kali karena dia benar-benar lemah dan capek. Kamu tak mau mengerti apalagi membantu kerepotan istrimu, tapi kamu malah menuntut dan membebani istri dengan perasaan bersalah karena dianggap tak bisa memenuhi kebutuhan suami.

Wahai para suami, istrimu itu malaikat pelindungmu. Dia melindungimu dari pergaulan yang tidak benar. Dia sadar kehidupan kota metropolitan rawan akan pengaruh buruk. Makanya dia mengingatkanmu agar kamu menjaga pergaulanmu, dan tidak mendekati orang-orang yang menyimpang. Dia mencegahmu terjatuh karena kamu memilih teman yang salah. Tapi kamu malah menganggapnya posesif, overprotektif, cemburuan, dan mengekang kebebasanmu. Kamu tak ingat bahwa kebebasan yang kamu inginkan itu, kebebasan yang diinginkan setan. Kebebasan yang harus dibayar mahal dengan jatuhnya derajat dan martabatmu sebagai manusia.

Wahai para suami, istrimu itu malaikat pelindungmu. Seburuk apapun kelakuanmu, dia tetap menampilkanmu sebagai sosok yang sempurna. Dia menutupi aibmu. Dia melindungimu dari cibiran dan hujatan orang-orang. Dia selalu ada di sisimu di saat kamu terpuruk karena kesalahanmu sendiri. Bahkan ketika kesalahanmu itu sangat menghancurkan hatinya, dia tetap tersenyum, agar orang-orang tak pernah tahu keburukanmu.

Wahai para suami, istrimu adalah malakat pelindungmu. Di saat kamu mengalami masa-masa sulit, dia selalu ada untuk menopangmu, agar kamu mampu bangkit lagi. Dia berikan perhatian dan pengertian yang besar walaupun kamu tak mampu memberikan apa-apa untuknya. Di saat kamu sakit, hanya dia yang setia merawatmu siang malam. Bahkan sampai dirinya sendiri tidak sempat istirahat. Yang dia inginkan hanyalah kesembuhanmu.

Wahai para suami, malaikat pelindungmu mungkin tidak rupawan. Dia semakin hari semakin menua. Semakin hari bentuk tubuhnya tak seindah waktu muda dulu. Terkadang kamu mencelanya dan tidak puas dengan bentuk fisiknya. Tak jarang pula kamu membanding-bandingkan dia dengan wanita-wanita lain tampak lebih sempurna. Tapi, pernahkah dia mencelamu? Dia tidak pernah komplain dengan rambutmu yang beruban dan kepalamu yang mulai botak. Dia tak pernah peduli dengan perutmu yang makin membuncit. Dia masih memandang dengan penuh cinta pada raut mukamu yang mulai keriput.

Wahai para suami, istrimu adalah malaikat pelindungmu. Dia melahirkan dan mendidik anak-anakmu menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah, yang kelak akan mendoakanmu agar Allah meringankan dosa-dosamu. Dia melindungimu dengan doa-doa di setiap sholatnya. Di saat kamu terbuai dalam mimpi, dia menyebutmu dalam doa di sholat malamnya. Di saat cuaca tak menentu dan kamu masih di luar sana, dia mengkhawatirkanmu dan berdoa untuk keselamatanmu. Bahkan saat kamu asyik bersenang-senang dengan teman-temanmu dan melupakan dirinya, dia tetap menyebutmu dalam doanya, agar kamu selalu mendapat kebahagian, dan perlindungan dari Allah.

Istrimu, malaikat pelindungmu. Jangan pernah kamu menghancurkannya. Karena menghancurkannya sama saja dengan menghancurkan dirimu sendiri.

".... Namun kasih ini... Silahkan kau aduu.. Malaikat juga tahu.. Aku yang jadi juaranya..."
Reactions:

37 comments:

  1. Semoga kelak sy jg bisa menjadi istri yang mendahulukan kepentingan dan hak suami :)

    thanks share nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Megan Fox yang main di Transformer kan ya?
      Hiehihie nda nyambung komen sayah ini

      Delete
    2. @etika: aminn.. smoga suaminya jg bgitu ya.. memperhatikan kebutuhan dan hak istri :)

      @mas asep: iya bener.. keknya ngefans jg nih ama megan fox.. hihihi

      Delete
  2. Saya suka deh sama potongan lirik lagu diatas, sering saya nyanyikan ".... Namun kasih ini... Silahkan kau aduu.. Malaikat juga tahu.. Aku yang jadi juaranya..." yaaa aku yang jadi juaranya,,,

    Mencintai dan menerima mu (suamiku) dengan segala kelebihan dan kekurangan mu....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa.. liriknya bagus bgt ya.. aku jg sering nyanyiin tuh..lirik lagu ciptaan dewi lestari semuanya aku suka. Krn ga cuma cinta2an biasa

      Delete
  3. setuju :) wahai suami hendaklah kau menghormati dan menghargai istrimu hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. saling menghormati dan menghargai mutlak diperlukan dlm setiap pasangan suami istri :)

      Delete
  4. artikelnya bagus mba... bikin trenyuh di hati :)
    follow back ya.. biar bisa baca tulisan-tulisan mb selanjutnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehehe.. makasih..
      makasih jg udah berkunjung :)

      Delete
  5. curhatan yang indah ^^ *para suami harus baca mak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang belum berMISUA piye
      Yang belum menikah Piye mba e

      Delete
    2. @rumah jurnalku.. makasih ya mak..ayo para suami baca curhatan ini.. hihihi

      @mas asep.. calon suami jg hrs tau ini loh.. hehehe

      Delete
  6. Meski belum punya istri, Insya Allah ini adalah Ilmu berharga untuk nanti setelah berkeluarga. Semoga Allah memberikan sifat dan sikap Istiqomah dalam kebaikan untuk kita semua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin.. smoga stlh berkeluarga nanti tatang bisa jd suami yg baik dan bertanggung jwb :)

      Delete
  7. Sebuah pencerahan yang luar biasa yang disampaikan mba Cova hari ini. Sebuah pencerahan tepatnya karena isinya banyak membahas hal hal yang seharusnya disadari oleh para suami suami Indonesia di mana saja,. Buat yang belum bersuami juga bisa mendapatkan pencerahan seperti ini dari "senior" mereka. Karena sooner or later para gadis tentu akan melanjutkan ke jenjang pernikahan. Kecuali kalau memang betah SENDIRIAN seumur hidup sampai kakek nenek ya terserah

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mas asep, justru selagi masih gadis harus menyadari hal-hal seperti ini. Istilahnya biar ga kaget, ngadepin kehidupan pernikahan nanti. Ga selamanya kehidupan pernikahan itu bak cerita cinderella. Para calon suami jg hrs tau bgmn memperlakukan istrinya nanti secara layak. Yg diinginkan istri ga aneh2 kok, hanya suami yg baik, taat agamanya, sayang, setia, dan ttg jwb sama keluarga

      Delete
  8. Semoga tdk banyak suami yg seperti itu ya... :)

    ReplyDelete
  9. deg-degan akunya.... aku dulu pernah berdaster ria dan menyetrika kemejanya, hihiii sore-sore aku menunggu sembari gendong bayi mungil kami...huaaaaa..para suamiiii....bacalah...bacalah curhatan para istri tentunya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama dong mak.. Pasti muka kita kucel amat waktu itu yak.. hihihi. Itulah pengorbanan dan perjuangan para istri mak.. andai semua suami bisa mengerti ini

      Delete
  10. aku ga punya suami tapi dasteran & koyo-an juga :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha... tuh kan banyak cewek yg suka dasteran 'n koyo'an.. mengertilah para laki2.. :))

      Delete
  11. kalau suami baca pastinya komen'a " Wahai para istri, suami adalah malaikat keuanganmu "

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga selamanya loh suami bs menjd malaikat keuangan. Banyak suami yg tdk bs menafkahi istri. Bahkan malah nyuruh istrinya kerja utk membantu keuangannya

      Delete
  12. semoga nanti bisa mendapatkan suami yang baik yang tidak menghancurkan dan bisa menjadi istri yang baik pula.. aku seneng sama potongan liriknya kak cova :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo laili cantik.. InsyaAllah pasti laili jd istri yg baik, dan dpt jodoh yg baik pula.. Liriknya bagus yah :D

      Delete
  13. Semoga aku bisa menjadi malaikat pelindung itu..
    Tulisan Mbak Cova sungguh menentramkan hati apalagi dibaca jumat-jumat begini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminn.. mari kita sama2 berusaha :)
      makasih ya udah mampir.. ^^

      Delete
  14. Alhamdulillah, malaikat pelindungku sangat sempurna, semua poin diatas ada dalam hati dan jiwanya, makanya tiap bangun tidur saya biasa menyapanya dengan ay lope yu beib...sambil menciumnya....bau sih...tapi baunya khas dan saya selalu kehilangan kalau kebetulan ada tugas kantor keluar kota, soalnya bangun tidur ngga bisa cium malaikat pelindungku itu...hmmmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. aiih.. aaiiih... malaikat pelindungnya kang lembu pasti bahagia bgt tuh, punya suami yg cinta 'n romantis bgt ma dia.. uhuuuy.. :D

      Delete
  15. wahai para suami bacalah itu.....

    tapi, mbak.. kok sepertinya yg ditulis diatas seakan-akan yg namanya "suami" kesannya jahat banget ya.. bahkan kesannya semua suami seperti itu.. apa saya yg salah persepsi ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi.. enggak kok.. cm sekedar mengingatkan saja, biar para suami ga sampe seperti itu ke istrinya :D

      Delete
  16. wah cocok ini buat para suami ya kak agar bisa sadar diri bahwa dia punya malaikat pelindung :)

    ReplyDelete
  17. Datang lagi baca postingan malaikat pelindung :)

    ReplyDelete